Rabu, 05 Oktober 2011
Sistem Ekonomi (Ilsos)
- Liberal: Adam Smith
- Komando: Karl Marx
- Campuran
Liberal, atau biasanya dibilang kapitalis, adalah sistem ekonomi free enterprise, atau setiap orang diberi kebebasan dalam proses ekonomi.
positifnya:
- Orang diberi kebebasan untuk membuat produk
- Setiap orang memiliki alat produksi sendiri
- Kreativitas masyarakat tinggi
negatifnya:
- Untuk menjadi orang kaya baru susah (karena yang punya uang yang akan menguasai produksi barang)
- Banyak kriminal dan korupsi (karena tidak diatur penuh oleh pemerintah, tetapi masyarakat tetap saja harus memenuhi kebutuhand dengan membeli dari orang tersebut)
- Rentan terhadap krisis ekonomi (tidak ada perlindungan pemerintah)
Komando, atau biasanya yang ada di negara sosialis atau komunis, adalah sistem ekonomi yang segala kegiatan ekonomi di atur oleh negara.
positifnya:
- Tidak ada orang miskin (semua barang dibagi sama rata kepada seluruh masyarakat)
- Tidak adanya kriminalitas (kurang orang miskin= kurang kriminalitas)
- Pemerintah mengatur distribusi dan produksi (tidak ada kecurangan (seharusnya))
negatifnya:
- Segala hal diatur pemerintah sehingga rakyat tidak mendapat kebebasan
- Potensi tidak berkembang (ekonomi negara)
- Hak milik pribadi tidak diakui (segala milik negara)
Campuran, ciri-cirinya adalah:
- Harga oleh negara
- Ada perusahaan perorangan ada yang milik pemerintah
- Hak individu untuk melakukan kegiatan ekonomi
- Jika diakui pemerintah maka ada jaminan sosial
- Tetap diawasi negara (agar tidak ada kecurangan)
Perbandingan sistem ekonomi:
a. Menurut yang mengatur mekanisme:
- Sistem ekonomi tradisonal: mencukupi kebutuhannya sendiri2
- Sistem ekonomi pasar: Sudah ada transaksi dalam pemenuhan kebutuhan
- Sistem ekonomi komando: Pemenuhan kebutuhan diatur oleh pemerintah
b. Menurut kepemilikan aset:
- Sistem ekonomi kapitalis: Liberal (individual tidak diatur pemerintah)
- Sistem ekonomi sosialis: Komunis (negara memiliki aset)
- Sistem ekonomi campuran: Ada perorangan dan ada pemerintah (BUMS dan BUMN)
Kamis, 11 Agustus 2011
Jenis-jenis Tanah/ Batuan di Indonesia (ilsos)
Jenis-jenis Tanah/ Batuan di Indonesia
Tanah vulkanik:
- disebut juga tanah regasal
- tanah hasil pelapukan abu vulkanik/kepundan
- berwarna kelabu, coklat,dan coklat kekuningan
- teksturnya berbutir kasar
- sangat subur, ada di P. Sumatera, Jawa, Sulawesi, Bali, dan Lombok
Tanah Aluvial:
- Tanah endapan
- Hasil erosi yang diendapkan di daerah-daerah dataran rendah
- Warna kelabu/coklat
- Teksturnya liat/pasir
Tanah Humus:
- Hasil pembusukan bahan-bahan organic dan bersifat sangat subur
- Warna kecokelatan
- Banyak di sumatera, Jawa Barat, Banten, Kalimantan, Sulawesi, Papua
Tanah Gambut:
- Tanah hasil pembusukan yang kurang sempurna
- Dari tumbuhan di daerah yang selalu digenangi air
- Tidak subur
Tanah Laterit:
- Tanah hasil pencucian sehingga kekurangan unsur hara
- Kurang subur
- Tandus
- Warna kekuning-kuningan merah
Tanah Podsol:
- Terbentuk karenan pengaruh suhu rendah dengan curah hujan yang tinggi
- Kandungan unsure haranya miskin
- Warna merah-kuning
- Terdiri atas butiran pasir yang keras
Tanah Litosol:
- Tanah batu --> Hasil pelapukan batuan beku dan sedimen yang masih baru terbentuk
- Tidak subur
Tanah mediteran:
- Tanah kapur merah à tanah hasil pembentukan batu kapur keras dan batuan sedimen
- Warna merah kecoklatan
- Cocok untuk palawija, tembakau, jati
Tanah Renzina:
- Tanah kapur hitam
- Hasil pelapukan batuan kapur di daerah yang memiliki curah hujan tinggi
- Warna hitam
- Miskin unsure hara
Kamis, 21 April 2011
Kependudukan (ILSOS)
Apa itu Penduduk?
Dasarnya, penduduk adalah orang yang tinggal/menetap di suatu tempat. Kita adalah penduduk, semua orang penduduk. Akan tetapi, kata "penduduk" tidak memastikan kita terikat dengan suatu negara/pemerintahan. Bisa saja kita bilang kita penduduk pulau Z, penduduk jakarta, dll. Bagaimana dengan kata yang terikat dengan hukum? kata itu adalah warga negara.
Warga Negara?
Orang yang secara hukum merupakan anggota suatu negara. Orang yang memiliki kewajiban harus ikut hukum suatu negara. Sebenernya, warga negara tidak harus orang yang lahir di negara tersebut, tetapi orang yang secara RESMI mengikuti hukum negara tersebut. Misalnya ada orang Perancis nikah sama orang Indonesia dan jadi orang warga Indonesia, maka walaupun ia bukan orang Indonesia asli, ia juga warga negara Indonesia. Ada pula warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri, membuktikan bahwa: Warga Negara suatu negara tidak harus tinggal di negara tersebut.
YANG PERLU DIINGAT:
- Penduduk tidak harus terikat suatu hukum
- Warga Negara tidak harus seorang penduduk daerah negara tersebut, ataupun seseorang yang lahir di negara tersebut.
Apa itu Pertumbuhan Penduduk?
Pertumbuhan penduduk adalah pertumbuhan kuantitas penduduk suatu negara.
Faktor-faktor yang mempengaruhi hanya tiga, yaitu:
- Kelahiran
- Kematian
- Imigrasi
Rumus pertumbuhan penduduk alami adalah:
Kelahiran - Kematian
Dan rumus lengkapnya:
Lahir - Mati + Imigrasi - Emigrasi
Apa itu Kepadatan Penduduk?
Kepadatan penduduk adalah banyak penduduk yang tinggal di suatu wilayah.
Mengapa penting?
Karena kepadatan penduduk dapat menunjukkan besar kebutuhan primer, besar kebutuhan lapangan kerja, dll. Bayangin aja kalau pemerintah tidak tahu kepadatan penduduk, terus aja masukin warga ke suatu kota eh jadinya padet banget. Udara penuh polusi, jalanan macet, lahan kurang, banyak orang tuniwisma (ga punya rumah), pemerintah juga kualahan kan. Intinya: Penting.
Faktornya apa aja?
Jumlah penduduk dan luas wilayah (km2)
Rumus kepadatan penduduk:
Jumlah penduduk / Luas wilayah
Angka Kelahiran dan Angka Kematian
Angka kelahiran adalah jumlah kelahiran (bayi baru) setiap 1000 penduduk per tahunnya, sedangkan
angka kematian adalah jumlah kematian setiap 1000 penduduk per tahunnya
Dipakai untuk apa?
Angka kelahiran dan angka kematian menunjukkan pertumbuhan penduduk, begitu pula jumlah penduduk keseluruhan.
Apa itu Transmigrasi dan Imigrasi?
Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari kota yang padat (contoh: Jakarta yang padat ini) ke daerah yang sepi (papua. mungkin.)
Transmigrasi ada beberapa jenis,
Swakarsa: Atas keinginan sendiri
Swadaya: Atas kemampuan sendiri
Bedol deso: Transmigrasi paksa
Masalah Inti Kependudukan di INDONESIA!
Secara kuantitas (jumlah/angka):
- Persebaran penduduk tidak merata, sehingga ada kota yang padat banget (JAKARTA) dan ada kota yang sepi banget.
- Kebanyakan penduduk muda, akhirnya banyak penduduk yang perlu ditanggung (anak kecil, anak sekolahan) sedangkan sedikit yang bisa menanggung (orang tua, tenaga kerja)
Secara kualitas (pinter ga, sehat ga, bermoral ga):
- Tingkat kesehatan rendah.
Mengingat negara kita ini sering kena virus (flu babi, flu burung, dan flu lainnya) dan lingkungan kita yang udah ga bersih (polusi udara, polusi air, dll) kesehatan anak Indonesia dibanding dengan negara barat sangat jauh.
- Tingkat pendidikan rendah.
Bayangin aja, masih ada anak Indonesia yang harus belajar di "gedung" yang atap nya bisa rubuh kapan saja, kalau masih ga percaya, nonton laskar pelangi, denias! Pantes aja kan, pendidikan rendah?
FIRST ENTRY! WOOT! :)
semoga membantu yaaaa dan semoga yang lagi ujian NILAINYA BAGUS!
z